Wednesday, December 21, 2011

20-12-2011

Hari yang paling melegakan :D hari pengakuan dosa sebelum Natal n baru kali ini bener-bener mengaku dosa yg memalukan. Akirnya.. Lega setengah mati, beban besar terangkat. Dan tahukah apa yang terjadi setelah itu? Seakan diberi jawaban dari doa-doa seminggu terakhir ini. Tiba-tiba ada telp yang mengabarkan sebuah kabar baik. Doaku di-iya-kan Tuhan dengan cara-Nya yang ajaib.

I really thank God for today. It's really amazing..

Wednesday, November 23, 2011

Tes Sidik Jari


Tanggal 13 November 2011, aku ikut tes sidik jari STIFIn. Ga ada maksud khusus sih, cuma diajakin sama sepupuku, karena kalau tes beberapa orang bisa dapet diskon. Akhirnya aku, adikku, sepupuku, dan 2 anak lagi ikut tes STIFIn ini. STIFIn adalah metode penentuan mesin kecerdasan yang dikembangkan oleh orang Indonesia bernama Farid Poniman. Metode ini mengacu pada teori kecerdasan tunggal dari Carl Gustav Jung. Selengkapnya tentang teori ini bisa dilihat sendiri di www.stifin.co.id

Tes sidik jari pernah dilakukan oleh sepupuku yang satu lagi, tesnya lengkap (katanya dari luar negeri), harganya sekitar Rp 1 juta-an, lengkap tes sidik jari + tes tulis kepribadian + wawancara. Nah sedangkan tes STIFIn ini cuma Rp 300.000,- dengan menyediakan tes sidik jari saja. Cukup adil, kan? Tes sidik jari dilakukan di rumah (orangnya STIFIn bawa laptop + alat finger print yang dicolokkan ke laptop seperti flashdisk. Lalu sidik jari yang diinputkan langsung tersambung ke server STIFIn yang ada di Jakarta. Entah bagaimana cara proses dari server tersebut, dengan pola-pola sidik jari dapat ditemukan mesin kecerdasan seseorang. Farid Poniman sebagai penemu STIFIn mengklaim bahwa keakuratan tes ini mencapai 90-95 %.

Singkat kata, hasil tes datang 3 hari kemudian, dan tanggal 20 November 2011 orangnya STIFIn datang ke rumah untuk memberikan sertifikat hasil, menjelaskan hasilnya, dan memberikan kesempatan tanya-jawab / konsultasi. Hasil mesin kecerdasanku adalah In (Insting) yang kecerdasannya berada di otak tengah. Orang In dikatakan mencari kebahagiaan, kedamaian, ketenangan dalam hidupnya. Orang In disebut-sebut generalis karena serba bisa,  memiliki rasa kemanusiaan dan kecerdasan spiritual yang bagus.



Cukup kaget juga karena kupikir aku termasuk T (Thinking). Dan sewaktu dikatakan bahwa pilihan karir atau sekolah yang sesuai untuk orang In adalah agama, musik, kuliner/budaya/kemanusiaan >> cukup kaget juga. Jurusan sipil termasuk dalam kategori orang T, dan aku agak sebal karena aku dibilang kurang cocok sebenarnya. Well, let's see lah ya, masa depan kan ada di tangan Tuhan O:)

Wednesday, November 16, 2011

Talenta

Kerja keras tidak pernah berakhir sia-sia.
Semuanya akan dibalaskan pada waktu dan cara yang indah.
Jangan lupa akan talenta yang ada pada diri kita.
Dilarang keras untuk menyembunyikan talenta dari Tuhan dan jangan berpura-pura bodoh.

Sekian dari pengalaman minggu ini :)