Saturday, September 22, 2012

Magang - part 1

Waktu berjalan cepat sekali. Tiba-tiba aku sudah semester akhir, mengerjakan skripsi, dan mulai magang di salah satu perusahaan konsultan struktur. Entah harus senang atau tidak, aku harus dihadapkan pada pilihan menjadi orang yang lebih dewasa. Jujur, semester ini aku merasa beraaat. Magang perlu tanggung jawab yang besar, sama besarnya seperti orang bekerja. Hari-hari pertama rasanya selalu tepar tiap kali pulang rumah. Efek samping dari capek itu adalah cepat emosi. Dan aku harus akui susah sekali mengontrol emosi pada saat badan dan otak capek.

Seiring berjalannya waktu aku mulai bisa mengontrol emosi. Tapi tiap kali menjelang deadline pengiriman gambar struktur, rasanya kepala ini mau meledak dan lagi-lagi bawaannya pengen marah. Banyak hal tentang konsep dan pelaksanaan yang masih belum aku kuasai, dan aku harus tanya terus-terusan pada senior. Bukan hanya itu, aku menemukan konflik pribadi di dunia kerja ini, entah karena saingan proyek dst. This is really a tough world with its complexity. 


Pekerjaan struktur ini menuntut diriku untuk bisa memanajemen waktu dengan baik. Sayangnya, sampai detik ini aku masih keteteran. Pengiriman gambar terlambat. Kerja skripsi terlantar. Acara menulis artikel terhambat. Janji pada orang lain tidak terlaksana. Jarangnya ada waktu untuk refreshing dan having fun. Mungkin sekarang aku sedang berada pada tahapan "cukup mendekati depresi". Dan aku berharap perlahan-lahan aku bisa memanajemen waktu dengan baik. Adakah saran untukku?

Monday, August 27, 2012

Reflection - Christina Aguilera

Now I see 
If I wear a mask 
I can fool the world 
But I cannot fool my heart 

Who is that girl I see 
Staring straight back at me? 
When will my reflection show 
Who I am inside? 


This song reminds me of "the old me" :)

Sunday, August 5, 2012

05-08-2012

Pengalaman tidak bisa dibeli dengan uang berapapun. Apa yang sudah aku jalani sampai hari ini adalah berkat dari Tuhan semata. Thankyou GOD. You're the best!

Thursday, July 26, 2012

Mr. Gogot

Hal yang paling berkesan hari ini adalah PRS terakhir! Keempat kalinya Mr. Gogot (dosen wali tercinta) menyarankan untuk ambil S2 dan jadi dosen. Akhirnya malah Mr. Gogot sharing pengalaman, suka-duka, dll. Menyenangkan lho jadi anak walinya Mr. Gogot. Beliau pendengar yang baik :) Jujur tadi aku sudah berkaca-kaca (untung ga keluar air mata) waktu Mr. Gogot bilang : "Kembangkan talentamu. Bukan masalah uang yang bisa jadi pekerjaanmu. Tapi dari talentamu biar Tuhan yang bekerja dan dari sana kamu bisa dilihat sebagai orang Katolik." Rasanya sudah ga ada lagi orang Katolik yang mengingatkan aku soal ini. Mr. Gogot juga mau bantu bikin rekomendasi misalkan aku berminat di universitas mana, dia mau bantu :) Thankyou Mr. Gogot :p

Hari ini adalah perwalian paling lama, tapi paling berkesan. Mr. Gogot malah cerita : "Cuma profesi dosen lho yang bisa bebas gini. Mau ninggal-ninggal ya gapapa. Tapi ya jangan berharap bisa bermewah-mewah gitu. Bisa kredit mobil aja uda bagus." (diam sebentar) "Tapi tenang aja, Sipil ini banyak ceperannya kok." Hahahaha. I'm having fun with Mr. Gogot today!

NB : Supaya lebih keren, memang aku pakai Mr. Gogot instead of Pak Gogot HAHAHAHA